Trouble Maker

HenMin

Trouble Maker

[—When you know a trouble could make you fall in love.]

.

.

Henry tak pernah menganggap Sungmin adalah beban, ia berdusta hari itu.

Para member Super Junior M tertawa ketika mendengar jawaban dari salah satu pertanyaan truth or dare yang ditujukan padanya; member mana yang merupakan trouble maker ketika filming sedang berlangsung? Dan setelah berpikir agak lama, menyiapkan diri untuk dampaknya kelak, Henry menjawab dengan susah payah; Sungmin.

Bukan karena hyung-nya itu tak mahir menggunakan bahasa mandarin, Demi Tuhan. Ia berdusta, lagi. Sebagian member mulai menyudutkannya, dan Sungmin—meski tampak normal dan hanya berakting seolah marah—melirik tak percaya. Pasti scene ini akan disiarkan dan ia akan mendapat banyak hujatan dari berbagai pihak, tapi terserahlah. Ini hanya permainan, dan seharusnya semua orang tahu ia tak mungkin serius dengan kata-katanya.

Sungmin sama sekali tidak merepotkan, jawaban itu meluncur begitu saja.

Bagaimana bisa? Jika trouble maker adalah topik pembicaraan, maka Kyuhyun adalah masalah sesungguhnya. Sungmin tak pernah membuat masalah serius—berkebalikan dengan Kyuhyun yang bahkan pernah membuatnya menangis takut. Tak lancar berbahasa mandarin jugalah bukan masalah penting, karena mereka memang membutuhkan member yang tak mengerti bahasa lokal untuk dijadikan bahan candaan atau mungkin target bully.

Tapi kenapa ia menjawab Sungmin? Kenapa ia menyebutkan nama Sungmin tepat setelah menoleh ke arah Kyuhyun?

Henry dapat mendengar pertanyaan-pertanyaan yang semakin membuatnya merasa bersalah, dan di atas semua itu, ia dapat mendengar Kyuhyun membela Sungmin meski tak secara terang-terangan. Aku ingin menyebut namamu, bukan Sungmin-hyung, Bodoh! batinnya luar biasa kesal. Kyuhyun memang paling pintar dalam hal menyulut emosi orang.

Apa yang membuatnya menyebut nama Sungmin, bukan Kyuhyun, Eunhyuk, Zhoumi, atau yang lainnya?

Ketika kamera tengah tak menyorot dirinya, Henry menyentuh tangan Sungmin pelan, ingin mengatakan maaf, namun terhenti ketika jantungnya berdetak semakin kuat dan cepat. Ia tahu, inilah masalah yang sebenarnya.

“H-Hyung, maaf,” bisiknya seraya menarik kembali tangannya, takut keadaan tubuhnya semakin parah jika ia menyentuh Sungmin lebih lama. “Kau tahu aku tidak bermaksud, bukan?”

Sungmin melirik sesaat, lalu membuang wajahnya ke lain arah. Hyung-nya itu pasti merajuk—meski tak serius—dan Henry tak tahu mengapa ia panik dan gugup. Ia takkan bisa tidur semalaman jika Sungmin bertindak sedemikan rupa; sebenarnya cute, tapi Henry harus kembali pada kesadarannya karena kalau tidak, ia bisa saja pingsan akibat tanpa sadar menahan napas.

Penuh keraguan, tangannya bergerak, menyentuh tangan Sungmin yang lebih mungil darinya, lalu mengenggamnya erat. Ia tahu Sungmin terperanjat, tapi pada akhirnya tak ada penolakan yang ia terima. Di bawah kursi yang mereka duduki, Henry dapat merasakan kehangatan menjalar tepat di saat Sungmin membalas genggaman tangannya—dengan sebuah senyuman yang ditahan mati-matian.

Degupan jantungnya menggila, tapi Henry yakin ia akan baik-baik saja. Sungmin memang masalah besar baginya, masalah yang dua kali lipat lebih besar daripada masalah-masalah yang sering Kyuhyun perbuat. Ia tak salah menyebut nama Sungmin sebelumnya, terima kasih pada otak yang memproses lebih cepat daripada hatinya.

Sungmin harus tahu bahwa baginya, namja Lee itu adalah sebuah masalah besar yang sampai kapan pun takkan bisa ditanganinya; sebuah masalah yang akan ia pertahankan selamanya, bukan ia singkirkan atau mungkin tinggalkan.

Lalu Henry sadar, bahwa tak semua masalah benar-benar seburuk bayangannya.

Fin

Credit title: Trouble Maker (Hyuna-Hyunseung)’s First Mini Album – Trouble Maker; Trouble Maker

Timeline: SJ-M’s Celebrity Tour Guides Episode 5

Happy birthday Henry, I love you! Actually I’m hell late but well just like what the other people said, better late than never XD

4 thoughts on “Trouble Maker

  1. Kyaaaa shiki ya~ kurang berasa HeMin moment nya *plak* ceritanya bagus lucu juga hihihi jarang2 ada ff HeMin XD seandainya mereka dibuat pacaran pasti lebih sweet lagi XD kkk~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s